4.1. Visi

Perencanaan Pembangunan Daerah adalahn suatu proses penyusunan tahapan – tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsure pemangku kepentingan ,guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada.

Visi merupakan arah pembangunan atau kondisi masa depan daerah yang ingin dicapai dalam 5 ( lima ) tahun mendatang .Visi juga harus menjawab permasalahan pembangunan daerah dan/atau isu strategis yang harus diselesaikan dalam jangka menegah serta sejalan dengan visi Kabupaten Sleman tahun 2016 -2020

“ Terwujudnya Masyarakat Sleman yang lebih sejahtera,Mandiri,Berbudaya dan terintegrasikanya system e-government menuju smart regensi ( Kabupaten Pintar ) pada tahun 2020

Penjabaran dari Visi tersebut adalah :

Sejahtera                       : Lebih sejahtera : Merupakan peningkatan yang lebih baik dibandingkan dari keadaan sebelumnya,sudah terkandung implisit bahwa sejahtera mengamdumg unsur lahir batin,mencakup indikator terukur dan tidak terukur .

Mandiri                          : mandiri dalam hal memiliki kemampuan berpikir dan berbuat secara pribadi, dan terintegrasi dalam system yang lebih besar dan berlaku dalam skala local , Nasional maupun global, dan memiliki kemapuan membadayagunakan potensi local dan sumberdaya yang dapat diandalkan serta memiliki ketahanan terhadap dinamika yang berlangsung .

Berbudaya                   : Merbudaya, mencitrakan system budaya yang lebih baik dan dinamis, sesuai dengan perkembangan zaman ,baik melalui pengalian,penanaman dan penguatan nilai-nilai tatanan dan normal lama yang luhur dan mulai maupun rekayasa sosial untuk menciptakan budaya yang lebih baik dan rasional.

Berbudaya sekaligus merupakan semagat untuk memperkuat keistimewaan DIY yang membedakan dengan kelompok masyarakat lainnya.Berbudaya juga mengapresiaso tentang kesetaraan gender yang lebih mengutamakan kualitas dibandingkkan kwntitas ,peoporsional dan memperhatikan batas kepatutan bermartabat dalam memandang dan mensikapiisu gender.

Sistem e-Government :  teritegrasinya system e-govt menuju smart regency,bahwa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat diperlukan system pelayan yang lebih baiak yang merupakan panduan system regulasi,kebijakan, sikap dam perilaku, yang didukung dengan teknologi informasi yang modern yang mampu memberikan respond an evektifitas yang tinggi dalam mewujutkan tata kelola pemerintahan yang baik.

4.2. Misi.

Misi merupakan penjabaran dari visi dan disusun dalam rangka menginplemetasikan langkah langkah yang akan akan dilalukan dalam mewujudkan visi tersebut.Rumusan misi merupakan gabaran visi yang ingin dicapai dan menguraikan upaya upaya apa yang harus dilakukan. Rumusan  misi disusun untuk memberikan kerangka bagi tujuan dan sarana serta arah kebijakan yang ingin ducapai dan menetukan jalan yang akan ditempuh untuk mencapai misi.

Rumusan misi disusun dengan memperhatikan factor-faktor lingkunagn strategis, baik eksternal dan internal yang mempengarui serta kekuatan, kelemahan ,peluang dan tantangan tang ada dalam pembangunan daearh. Misi disusun memperjelas jalan atau langkah yang akan dilakukan dalam ragka memcapai perwujutan Visi.

Dengan gambaran misi yang demikian, tim menelaah misi kepala daerah dan makna serta implikasi bagi perencanaan Pembagunan , lalu menerjemahkannya kedalam pernyataan misi sesuai criteria pernyataan misi telah dijelaskan diatas.

Misi yang digariskan untuk perkembangan Kabapaten  selama 5 tahun kedepan adalah :

Msi 1   : Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik melelui peningkatan kwalitas    birokkrasi yang responsive dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat;

Misi ini dimaksutkan untuk mewujutkan tata kelola pemerintahan yang efektif, dengan cara meningkatkan kualitas birikrasi menjadi birokrasi yang provisional sehingga bias menjadi pelayanan masyarakat. Kepuasan masyarakat terhadap layanan aparat birokrasi dibuktikan dengan Indeks kepuasan masyarakat .

Misi 2  : Meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkwalitas dan menjangkau bagi semua lapisan masyarakat;

Misi ini dimaksudkan untuk mewujudkan pelayanan pendidikan baik dari sisi tenaga pendidikan maupun prasarana dan sarana penunjang pendidikan . Dibidang kesehatan, dengan layanan kesehatan yang sudah terakreditasi diharapkan kwalitas layanan kesehatan masyarakat dapat lebih baik. Tentu saja layanan pendidikan dan kesehatan ini diharapkan dapat terjangkau bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sleman.

MISI 3 : Meningkatkan penguatan system ekonomi kerakryatan,aksesibilitas dan kemampuan ekonomi rakyat, dan penanggulangan kemiskinan;

Misi ini dimaksudkan untuk memberikan pendampingan yang terus menerus kepada masyarakat dalam penguatan system  ekonomi kerakyatan yang berbasis kekuatan local dan, peningkatan akses bagi masyarakat agar leih mudah berusaha dan mendorong kemampuan ekonomi rakyat lebih dapat berkembang dan semakin kuat . Disisilanya penanggulangan kemiskinan dilanjudkan secara konsisten dengan berbagai program yang sinergi.

MISI 4 : Memantapkan dan meningkatkan kualitas dan pengelolaan prasarana dan sarana, sumberdaya alam, penataan ruang, dan Lingkungan Hidup;

Misi ini dimakadkan untuk membangun infrastruktur dan kondisi yng meningkatkan kenyamanan masyarakat dengan tidak meninggalkan pengelolaan sumberdaya alan dan lingkungan  hidup, sehingga perlu adanya formulasi penataan ruang yang baik agar sinergi antara berbagai aspek dengan daya dukung sumberdaya alam dan lingkungan yang terbatas;

MISI 5 : Meningkatkan kwalitas budaya masyarakat dan kesetaraan dan kesetaraan gender yang proporsional;

Misi ini dimaksudkan bahwa walaupun masyarakat sleman berkembang dinamis,tetapi tidak meninggalkan dan kehilangan budaya local yang luhur dan baik.Disamping itu terhadap pemberdayaan perempuan tidak terbatas pada peningkatan jumlah perempuan dalam berbagai peran, tetapi juga memperhatikan kesetaraan dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *