Bersama Mencatat Indonesia

Tahun 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) akan kembali melakukan sensus penduduk yang biasa dilaksanakan 10 tahun sekali. Hal ini disosialisasikan kepada Kelompok Informasi Masyarakat Kabupaten Sleman oleh Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Sleman, Paulus pada acara sosialisasi KIM yang digelar oleh Kominfo 6 Februari 2019.

BPS akan menerapkan metode sensus kombinasi pada sensus penduduk tahun ini. Metode ini merupakan metode standar rekomendasi PBB dengan menggunakan data dasar untuk melakukan sensus penduduk secara online.

Sensus penduduk tahun ini akan dilakukan dua periode, yaitu tanggal 15 Februari-31 Maret 2020 untuk pencatatan secara mandiri melalui laman sensus.bps.go.id dan periode 1-31 Juli 2020 untuk pendataan lapangan oleh petugas sensus.

Masyarakat yang dapat mengakses jaringan internet (baik melalui HP/PC), dapat melakukan sensus mandiri secara online melalui laman sensus.bps.go.id mulai 15 Februari-31 Maret 2020. Melalui sensus mandiri masyarakat dapat dengan mudah mencatatkan dirinya. Hanya dengan menyiapkan data NIK, no KK, dan buku nikah (bagi yang sudah menikah) masyarakat sudah dapat mencatatkan dirinya dalam sensus penduduk tahun 2020.

Bagi penduduk yang tidak dapat melakukan sensus secara online tidak perlu khawatir, karena petugas sensus akan melakukan pendataan lapangan untuk memastikan data akan tercatat mulai tanggal 1-31 Juli 2020.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*