Kecamatan Mlati Kembali Buka Layanan Perekaman E-KTP

Setelah pelayanan perekaman e-ktp ditunda sementara waktu karena pandemi Covid-19, Kecamatan Mlati kembali membuka pelayanan perekaman e-ktp dengan menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi (Rabu, 17/06/2020).

Pelayanan perekaman KTP elektronik tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan Permenkes Nomor HK.01.07/Menkes/328/2020 tentang Panduan Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri Dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha Pada Situasi Pandemi. Petugas perekam menggunakan APD lengkap yang terdiri dari baju hazmat, face shield, masker dan sarung tangan. Peralatan perekaman dibersihkan dengan desinfektan setiap selesai dipakai untuk merekam. Ruang perekaman didesain sedemikian rupa sehingga tetap terjaga jarak antara petugas dengan pemohon (social distancing) dan meminimalisir kontak langsung antara petugas dengan pemohon. Petugas pelayanan berhak menolak pemohon yang tidak mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan SOP pelayanan yang telah ditetapkan. Pemohon disediakan sarana mencuci tangan, antri dengan menjaga jarak, menggunakan masker dan suhu tubuh dibawah 37,5 derajat celcius.

Di hari pertama operasional perekaman e-ktp, pemohon yang mengajukan permohonan perekaman sebanyak 17 orang dan semuanya telah terlayani dengan baik.

Pelayanan perekaman ditujukan bagi pemula yang baru berusia 17 tahun maupun masyarakat yang belum pernah melakukan perekaman sebelumnya. Masyarakat dapat mengajukan permohonan perekaman dengan membawa persyaratan fotocopy kartu keluarga.

2 Comments

    • Selamat pagi, untuk persyaratan pembuatan akta kelahiran, ktp, dan KK dapat klik pada menu layanan kemudian klik pada kutipan akta kelahiran untuk persyaratan akta kelahiran dan klik pada menu Kartu Keluarga.

      Persyaratan akta kelahiran :
      1. Surat pengantar dari desa/kelurahan asli;
      2. Surat keterangan kelahiran (F.2-01) dari desa/kelurahan asli dan surat
      keterangan kelahiran asli dari Rumah sakit/ bidan bagi yang lahir di luar domisili
      penduduk;
      3. Fotokopi KTP Ayah dan Ibu yang masih berlaku, dilegalisir desa/kelurahan dan
      kecamatan, apabila telah meninggal dunia dengan melampirkan akta kematian/
      surat keterangan kematian dari desa/ kelurahan (F.2-29);
      4. Fotokopi Kartu Keluarga (KK/C1) dilegalisir desa/kelurahan dan kecamatan
      (nama anak harus sudah tercantum dalam KK);
      5. Fotokopi surat nikah/ akta perkawinan/ akta perceraian yang sudah dilegalisir
      instansi yang berwenang;
      6. Bagi yang sudah memiliki ijazah harus melampirkan ijazah SD/SMP/SMA
      sederajat (salah satu);
      7. 2 (dua) orang saksi yang telah berumur 21 tahun ke atas, dengan membawa
      Fotokopi KTP yang masih berlaku, dilegalisir desa/ kelurahan dan kecamatan;
      8. Surat kuasa bermaterai cukup, bila dikuasakan dan melampirkan Fotokopi KTP
      penerima kuasa yang masih berlaku.

      Persyaratan Pembaruan KK:
      1. Formulir Permohonan Kartu Keluarga (F-1,15/16)
      2. Formulir Isian Biodata (F-1,01 )
      3. Kartu Keluarga lama jika ada perubahan data
      5. Formulir permohonan menjadi penduduk atau permohonan pindah penduduk
      6. Surat Keterangan Pindah dari Dinas Kependudukan asal dan surat Keterangan Datang dari Dinas Kependudukan Kabupaten Sleman bagi penduduk luar Kabupaten Sleman
      7. Surat Keterangan Pindah dari Kecamatan bagi pindahan antar Kecamatan
      8. Laporan pendukung perubahan biodata KK:
      a. Fotocopy Surat Keterangan Kelahiran/ Akte Kelahiran untuk menambah biodata KK
      b. Fotocopy Buku Nikah/ Akte Cerai untuk mengubah status perkawinan
      c. Fotocopy Ijazah/ Akte Kelahiran untuk perubahan tempat, tanggal lahir
      d. Lampiran pendukung lainnya yang bisa dipertanggungjawabkan
      9. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian apabila KK hilang

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*